Cash Flow kerap kali menjadi masalah utama bagi bisnis, namun kebanyakan pebisnis tidak pernah menyadarinya ataupun kurang memperhatikannya. Riset Top Coach Indonesia menunjukkan bahwa rata-rata 8 dari 10 pebisnis cenderung hanya memperhatikan profit ketimbang cash flow, dan mungkin Anda juga salah satunya?

Padahal ada begitu banyak business sad stories yang menceritakan kegagalan bisnis karena mengabaikan cash flow, bahkan pada kenyataannya banyak bisnis dalam kondisi profitable tetapi terpaksa ditutup hanya karena tidak ada Cash atau kekurangan Cash untuk menghidupi bisnis tersebut. The problem is simple as that!

Sahabat entrepreneurs, apa insight yang dapat kita ambil dari keadaan di atas? Profit does not equal to Cash! (profit ≠ uang cash). Cash dibutuhkan oleh bisnis untuk operasional sehari-hari dan bukan profit (baca Cash Flow dan Bukan Profit: Rahasia Kunci Sukses Manajemen Bisnis Kelas Dunia!).

Cash Flow Facts:

  • Alasan 1&2 Penyebab Bisnis Gagal
  • 51% Pebisnis Cash Flow Tantangan Terbesar
  • 82% Bisnis Gagal karena Poor Cash Management
  • 80-90% Bisnis di Indonesia Gagal karena Cash Flow

If you keep wondering, tanpa bermaksud menakut-nakuti, berikut ini kami sudah merangkum beberapa fakta-fakta statistik mengapa Anda seharusnya tidak bermain-main dengan cara mengelola cash flow perusahaan Anda:

1. CB Insights: “ran out of cash” atau kehabisan uang adalah penyebab utama mengapa start up business gagal.

CB Insights sebuah lembaga riset terkemuka di USA yang dimuat di CNBC.com[1] meneliti semua masalah-masalah yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan yang mengalami kegagalan dan meminta para business owner perusahaan tersebut untuk merangking 20 permasalahan yang mengakibatkan mereka gagal dalam berbisnis. Hasil riset CB Insights ini menemukan fakta yang mengejutkan bahwa “ran out of cash” atau “kehabisan uang” menempati urutan ke-2 dari 20 alasan utama mengapa bisnis mereka tersebut gagal.

[1] http://www.cnbc.com/2014/09/25/why-start-ups-fail-cash-runs-out-and-raising-too-much-money.html

 

2. Dragon’s Den CBC News: cash flow adalah tantangan terbesar dalam bisnis UMKM.

Dragon’s Den sebuah reality shows tentang entrepreneurial yang sangat populer karena menyajikan situasi bisnis yang nyata dengan berbagai fakta yang ditampilkan secara blak-blakan. Dalam Dragon’s Den chat pada tanggal 19 Oktober 2011 yang dimuat di CBC News[1], pada kesempatan tersebut salah satu pertanyaan yang ditanyakan kepada ribuan pebisnis yang menjadi peserta adalah apa yang menjadi tantangan terbesar anda dalam berusaha?

Kesimpulan jawaban dari para pebisnis tersebut menunjukkan bahwa cash flow merupakan tantangan bisnis terbesar yang mereka hadapi (51%), disusul oleh Marketing (21%), kemudian Managing Staf (10%) dan tantangan yang terakhir adalah Work-leisure/Family (18%).

[1] http://www.cbc.ca/news/business/replay-dragons-den-cast-takes-your-questions-1.980124

 

3. Simply Cash Flow Limited: 51% pebisnis UMKM mengatakan bahwa cash flow merupakan tantangan terbesar bisnis mereka dan kegagalan UMKM dalam bisnis yang disebabkan oleh cash flow mencapai angka 80%

Hasil kompilasi berbagai penelitian seputar UMKM diberbagai negara yang disajikan oleh simplycashflow.com (business management blog terkemuka di UK) menunjukkan bahwa cash flow merupakan tantangan bisnis terbesar diberbagai negara yaitu Canada (51%), Irlandia (32%), UK (41%) dan USA (28%). Kompilasi penelitian tersebut juga menyimpulkan bahwa 80% UMKM di UK gagal karena masalah cash flow, New Zealand 66%, dan 61% UMKM Australia gagal karena isu cash flow.[1]

[1] http://www.simplycashflow.com/blog/small-business-comparative-statistics/

 

4. US Bank Study, 82% bisnis gagal karena manajemen cash yang kurang.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Jessie Hagen dari U.S. Bank dengan mempelajari kegagalan bisnis dari aspek NPL (non-performing loan) yang dialami oleh begitu banyak pebisnis diberbagai sektor, menemukan 12 alasan utama mengapa bisnis gagal dan penyumbang terbesar atas kegagalan tersebut datang dari poor cash flow management, yaitu sebesar 82%.[1]

[1] http://www.smdconsultancy.com/businessfail.php

 

5. Top Coach Indonesia Study: 80-90% UMKM gagal di Indonesia karena masalah cash flow.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Top Coach Indonesia berdasarkan oberservasi pengalaman Top Coach Indonesia selama 5 tahun dan didukung oleh riset sekunder mengindikasikan bahwa 80-90% UMKM gagal di Indonesia karena masalah cash flow.

Dengan memiliki pemahaman terhadap fakta-fakta tentang cash flow di atas, sangatlah penting bagi para pebisnis untuk mengambil waktu memperhatikan cash flow perusahaan, mengatur cash flow, dan segera mengambil tindakan-tindakan perbaikan sedini mungkin untuk menangani permasalahan cash flow yang ada, lagipula bukankah cash flow adalah aliran darahnya perusahaan? Jadi perhatikanlah cash flow perusahaan Anda agar supaya perusahaan Anda dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat.

You are coached by Wannie Singal

Take Time to Think and Act Wisely

Facebook Comments
Show Buttons
Hide Buttons