Syarat untuk merintis sebuah bisnis ialah ketersediaan modal. Tidak sebatas pada dana saja tetapi dalam arti yang lebih luas. Pengelola harus menyiapkan gagasan sebagai konsep usaha yang hendak dirintis. Menuangkannya secara tertulis ke bentuk makalah yang dikenal dengan sebutan business plan. Makalah itulah yang nantinya akan dipakai guna mencari tambahan dana modal dan mitra kerja.

Secara nalar, perolehan keuntungan sebanding dengan modal awal yang diinvestasikan. Ini memang harus terjadi karena jika penghasilan kecil itu artinya bisnis Anda mengalami kerugian. Pebisnis yang hebat ialah seseorang yang mampu mendapatkan untung besar dari Bisnis Modal Kecil, berikut strateginya.

1. Ubah hobi jadi profesi

Hobi merupakan kegiatan yang dilakukan tanpa beban apapun,seringkali justru dijadikan sebagai penghilang kejenuhan. Setiap orang pasti memiliki hobi yang berbeda-beda. Pernahkah Anda berpikir menjadikannya untuk menambah pundi-pundi rupiah?. Jadi dua hal yang bisa diperoleh, yakni menyalurkan kemampuan sekaligus menjemput rejeki.

Hobi dibidang apa saja pasti dilakukan dengan maksimal karena pada prinsipnya Anda telah mencintainya terlebih dahulu. Sebagaimana diketahui bahwa kunci sukses ialah mencintai pekerjaan. Jenis hobi diantaranya menulis, menggambar, memasak, bernyanyi dan masih banyak lagi.

bisnis modal kecil

Ajang kompetisi bisa diikuti untuk memulai karir, yang sedang marak digandrungi masyarakat sekarang ini ialah dalam bidang musik. Tunjukkan bakat Anda dan berusaha sekuat tenaga guna meraih gelar pemenang. Nama Anda perlahan mulai dikenal banyak orang. Pertahankan kualitas agar tetap bertahan di panggung hiburan. Tonjolkan karakter menarik yang ada pada diri Anda supaya mudah terkenang di hati pemirsa.

Dunia hiburan memungkinkan Anda untuk mendapatkan untung besar dalam sekejap. Hal tersebut merupakan salah satu bukti bahwa bisnis ini berawal dari Bisnis Modal Kecil atau bahkan tanpa modal sepeser pun. Selanjutnya ketika Anda telah berhasil, tingkatkat kualitas dengan mengikuti les vokal.

2. Salurkan ilmu yang Anda kuasai

Negara Indonesia menerapkan aturan Wajib Belajar (WaJar) sembilan tahun. Fatka di lapangan menunjukkan bahwa lulusan SMP tidak bisa mendapatkan pekerjaan yang layak. Buruh dengan gaji UMR tidak akan memberikan kehidupan yang layak pula. Sarjana dengan mudah dapat ditemukan tetapi hanya sedikit yang telah suskes di usia muda.

Setelah menyelesaikan pendidikan S1, mereka baru memikirkan masalah pekerjaan. Ini tidak salah namun ada baiknya Anda sebagai mahasiswa bekerja paruh waktu untuk membantu meringankan beban orang tua. Guru les privat ialah pilihan yang tepat, Bisnis Modal Kecil ini sangat menjanjikan.

Tarifkan jasa Anda per jam dan berlaku kelipatannya. Setelah selesai kuliah, salurkan ilmu yang telah dimiliki kepada adik tingkat. Cara untuk meminimalisir resiko yakni pilih anak didik yang masih bersekolah dasar atau menengah. Penguasaan Anda terhadap strata ilmu pengetahuan SD dan SMP pasti secara menyeluruh.

3. Sigap menangkap peluang

Peluang bisnis banyak yang terdapat disekeliling Anda, hanya saja sinyal belum terdeteksi. Sigap berarti jeli melihat suguhan peluang meski tandanya samar-samar terlihat. Contoh sederhaan misalnya Anda ibu rumah tangga yang tinggal di perumahan. Hampir semua tetangga bekerja pagi hingga malam. Bisnis laundry pasti akan laris manis disana.

Bisnis-Modal-Kecil

Laundry merupakan Bisnis Modal Kecil, dana digunakan untuk membeli bahan yang diperlukan. Peralatan pasti sudah dimiliki, berupa mesin cuci dan setrika.  Buka usaha dalam skala kecil, kelola dengan baik dan perlahan kembangkan. Sementara waktu, batasi pelanggan agar bisnis dapat Anda tangani sendiri. Setelah target terpenuhi, maka ajak beberapa orang untuk mengerjakannya. Tugas Anda saat ini hanya sebagai pengelola saja.

Salam Pencerahan!

TOM MC IFLE
* Indonesia’s #1 Business Coach
* Lean Six Sigma Coach
* Certified Matriz Level 1 Facilitator
* CEO Top Coach Indonesia

Facebook Comments
Show Buttons
Hide Buttons