Saya ingin membagikan pengalaman saat menghadiri undangan pelatihan untuk karyawan. Setahu saya perusahaan tersebut perusahaan tambang besar di Indonesia. Isi materi yang diberikan mengenai bekal bisnis yang prastis untuk dilakukan. Materi tambahan juga diberikan soal psikologis untuk mencegah post power syndrome pasca pensiun.

Menurut saya tujuan pelatihan yang diadakan sangat baik. Ide yang diberikan sangat bermanfaat untuk memberi alternatif lain untuk mendapat penghasilan. Pasti yang ada di dalam pikiran Anda pensiun membuat penghasilan menurun. Padahal kalau Anda bisa memanfaatkan peluang, Anda bisa menambah penghasilan.

Biasanya yang akan Anda lihat kebanyakan orang – orang tua. Bahkan kebanyakan kelihatannya masih sehat walau dalam usianya yang sudah cukup berumur. Namun, sebagian diantara mereka juga sudah mulai terlihat tidak sehat lagi karena mengidap penyakit diabetes atau darah tinggi. Saya melihat itu menjadi kurang yakin apa materi yang disampaikan bisa dimengerti.

Muncul pertanyaan dalam benak saya kenapa tidak dimulai sejak usia muda usaha mulai dirintis. Seharusnya pelatihan pembekalan untuk masa pensiun diberikan pada saat karyawan masih berusia muda. Ya, walaupun sebenarnya mustahil sekali untuk dilakukan. Pastinya karyawan direkrut untuk memberi kontribusi ke perusahaan. Betul tidak menurut Anda?

Setiap perusahaan pasti akan membuat pelatihan yang punya nilai untuk perusahaan itu sendiri. Siapa sih yang tidak mau perusahaanya maju? Nah, pastinya setiap pelatihan, waktu, kemampuan dan daya pikir akan digunakan semata – mata untuk kemajuan perusahaan. Sebenarnya sangat sedih untuk dilakukan.

Bagaimana Anda tidak sedih kalau pikiran berbisnis baru muncul di usia yang sudah tua? Sedangkan waktu, kemampuan dan daya pikir Anda semasa muda digunakan untuk kemajuan perusahaan orang lain dulu. Coba saja dilakukan sejak dulu sebelum semua yang dimiliki mereka menurun.

Bukannya berniat untuk jadi propokator supaya karyawan Anda keluar. Apalagi berniat menghasut mereka membuat usaha sendiri. Sama sekali saya tidak punya niatan seperti itu. Anda pasti tahu hidup yang Anda jalani adalah pilihan Anda sendiri. Mau pilih berbisnis atau menjadi karyawan di usia muda itu sah – sah saja.

Bagaimana pun juga Anda tetap harus merencanakan hari tua Anda dan memiliki bekal pensiun. Masa depan Anda di usia yang tidak lagi muda sangat perlu dipersiapkan apalagi dengan pola hidup yang tadinya banyak mengerjakan sesuatu jadi cuma berdiam diri saja. Kantong makin tipis, kemampuan juga menipis.

Kalau begitu Anda bisa mempersiapkan dengan membuat asuransi dan investasi. Cara itu bisa membuat Anda menambah penghasilan tanpa harus kerja. Siapa yang tidak mau seperti itu?  Kalau bekal pensiun Anda memang lebih memilih untuk berwirausaha, buat apa tunggu waktu pensiun datang. Semakin cepat, semakin baik!

Memang bekerja akan memberikan penghasilan yang pasti tiap bulan. Kalau bisnis bisa saja dalam satu bulan tidak ada penghasilan sama sekali. Nah, itu resiko yang harus Anda hadapi. Makin besar resiko yang bisa Anda hadapi, soal untung tidak usah ditanyakan lagi.

Salam Pencerahan!

TOM MC IFLE
* Indonesia’s #1 Success Coach
* Lean Six Sigma Coach
* Certified Matriz Level 1 Facilitator
* CEO Top Coach Indonesia

Related Articles :

Facebook Comments
Show Buttons
Hide Buttons