Tips Mengatasi Kemalasan Karyawan Baru

Memiliki karyawan rajin adalah idaman dari setiap perusahaan. Namun kemalasan dari karyawan merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Keadaan ini bila dibiarkan terjadi akan berpengaruh besar terhadap kinerja tim maupun kinerja Anda sebagai atasan. Maka Anda harus segera mengatasi kemalasan ini dengan cara yang benar, agar tidak berdampak buruk terhadap lingkungan sekitar.

Pada dasarnya kemalasan bisa terjadi karena lingkungan kerja yang tidak kondusif atau karena tidak adanya motivasi dari dalam diri mereka masing-masing. Sebagai pimpinan, Anda tidak boleh tinggal diam dengan keadaan seperti ini. Berikan suntikan motivasi dan ikuti berbagai tips yang ada dalam artikel ini.

Beberapa hal yang dapat membantu Anda mengatasi kemalasan karyawan adalah :

1. Cari tahu penyebab malas dari karyawan

Penyebab dari kemalasan datang dari berbagai hal, mulai dari suasana kantor hingga masalah pribadi. Masalah pribadi juga mencakup banyak hal mulai dari gangguan kesehatan, ketidakharmonisan dalam keluarga maupun kebiasaan buruk.  Ketika Anda sudah mengetahui penyebabnya, berikan solusi untuk mengurangi beban karyawan Anda.

2. Melakukan pemanggilan secara personal

Langkah pertama yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kemalasan adalah memanggil karyawan tersebut. Sampaikan secara jujur mengenai kinerja yang telah dilakukannya. Beri arahan agar karyawan dapat mudah memperbaiki kinerjanya. Sediakan juga waktu untuk Anda membantu kesulitan karyawan untuk bersikap rajin. Ketika melakukan pemanggilan, ciptakan kondisi yang nyaman agar karyawan tidak merasa dihakimi. Usahakan untuk tidak memarahinya karena dengan marah Anda tidak akan mendapatkan solusi.

3. Beri pengertian tentang manfaat maupun kerugian dari sikap tersebut

Ini merupakan langkah untuk memberikan motivasi kepada karyawan Anda. Beri motivasi kepada karyawan malas mengenai kinerja yang baik maka akan mendapatkan imbalan berupa reputasi yang baik, kenaikan gaji, penilaian yang bagus, bonus dan promosi kenaikan jabatan. Diharapkan dengan mengetahui hal baik tersebut, karyawan dapat sadar dan kembali rajin bekerja.

4. Awasi perkembangan karyawan

Setelah ketiga hal diatas sudah Anda lakukan, maka saatnya untuk mengawasi perkembangan kinerja karyawan. Cara ini dilakukan untuk memastikan bahwa karyawan mendengarkan dan melaksanakan perintah Anda. Apabila Anda tidak sanggup melakukannya sendiri, minta bantuan dari personalia agar pemantauan berjalan lancar.

5. Memberi sanksi

Bila dengan empat langkah sebelumnya karyawan Anda tidak menunjukan perubahan yang baik, maka pemberian sanksi adalah cara yang terbaik. Namun dalam memberikan sanksi juga harus memiliki landasan yang jelas sesuai peraturan di perusahaan. Sanksi dapat berupa surat peringatan maupun surat penghentian kerja. Lakukan secara transparan agar tidak menimbulkan kecurigaan tidak berlandasan dari karyawan.

Dengan melakukan langkah tersebut, Anda dapat mengatasi kemalasan karyawan yang bisa merugikan perusahaan Anda. Penting juga melakukannya dengan asas keterbukaan dan kejujuran.

Salam Pencerahan!

TOM MC IFLE
* Indonesia’s #1 Success Coach
* Lean Six Sigma Coach
* Certified Matriz Level 1 Facilitator
* CEO Top Coach Indonesia

Related Articles :

About the Author Tom MC Ifle

Dia pernah terpilih menjadi TOP 100 COACH in the World yang terbaik dan tercepat di Platinum Mentor Coach. Pada saat yang bersamaan, penyuka hobi travelling ini mendapat penghargaan Action Man Award Asia Pacific 2007 dan menjabat sebagai Head of Coach Indonesia. Menyandang berbagai sertifikasi dan award, yaitu Exclusive Master License Money Coaching Institute, USA, Master Coach Money Coaching pertama di Indonesia, dan Man of The Year Six of The Best versi Majalah ME Asia, dll.

>