.st0{fill:#FFFFFF;}

15 Bisnis Franchise Untuk Usia Muda Hingga Pensiunan 

 Juni 11, 2021

By  Coach Tom

Banyak orang yang ingin memiliki sebuah usaha tapi sayangnya banyak yang minim pengalaman berbisnis. Alhasil membuat usaha mereka tidak mampu bertahan lama sampai akhirnya harus gulung tikar. Belum lagi, kendala lain dari bisnis yang dibangun sejak awal adalah kesulitan branding. Dimana pemilik harus jungkir balik melakukan branding produk agar diterima pasar. Pada kenyataannya membangun branding tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Lalu, bagaimana solusinya jika bagi yang belum memiliki pengalaman bisnis dan sulit melakukan branding? Salah satu solusinya adalah Anda harus mencoba usaha franchise.

Kenapa Harus Bisnis Franchise?

Dengan bisnis ini Anda tidak perlu lagi memikirkan pengalaman atau branding karena bisnis franchise sudah pasti mempunyai sistem bisnis yang sudah benar-benar solid. Apalagi jika Anda bekerjasama dengan brand produk yang sedang trend atau happening saat ini.

Memilih usaha dengan sistem bisnis waralaba menawarkan banyak keuntungan seperti minim resiko kegagalan dalam berbisnis, usahanya lebih terjamin karena sudah terkenal, akses pendanaan yang lebih mudah dan sistem usaha waralaba ini sudah solid.

Kategori Bisnis Waralaba Produk

Bisnis waralaba dapat dibedakan berdasarkan beberapa kategori bisnis. Terutama untuk kategori waralaba produk, yang terdiri dari :

Franchise Makanan

Kita tahu bahwa usaha franchise makanan adalah salah satu usaha potensial. Bisnis kuliner memang tidak pernah ada matinya. Inilah yang membuat bisnis makanan selalu digemari oleh para pelaku usaha. Berikut beberapa bisnis makanan yang menyediakan sistem waralaba :

1. Kebab Baba Rafi

Bisnis waralaba makanan ini memang sudah populer sejak tahun 2005 lalu. Waralaba ini telah menawarkan sistem franchise sampai sekarang dan sudah terkenal hingga ke Negara Filipina dan Malaysia selain di Indonesia. Jika Anda tertarik bermitra dengan bisnis ini, setidaknya modal yang harus dipersiapkan adalah sebesar Rp. 75 juta.

2. Martabak San Fransisco

Waralaba makanan ini juga sudah ada dari tahun 1965 serta menjadi salah satu bisnis yang sukses. Tidak tanggung-tanggung, nilai investasi yang harus Anda persiapkan jika ingin bermitra bersama waralaba Martabak San Fransisco adalah sebesar Rp. 90 juta.

3. Es Teler 77

Bagi Anda yang sering berkeliling pusat perbelanjaan atau mall-mall, tentu sudah tidak asing lagi dengan es teller 77. Bisnis ini termasuk waralaba cukup terkenal di Indonesia. Bahkan Es Teler 77 menawarkan paket bisnis yang bervariasi mulai dari Rp. 100 juta hingga Rp. 1,5 miliar.

4. Warunk Upnormal

Warunk Upnormal menjadi salah satu bisnis waralaba yang banyak disukai, apalagi target marketnya adalah anak-anak muda. Kemitraan yang ditawarkan dari bisnis waralaba ini mulai dari harga Rp. 800 juta hingga Rp. 5 miliar.

5. Bakso Benhil

Bakso adalah kuliner yang paling banyak disukai masyarakat Indonesia. Bisnis berjualan bakso sendiri tak pernah ada matinya dan salah satu bisnis franchise bakso yang cukup populer adalah bakso Benhil. Untuk kemitraan waralaba yang ditawarkannya pun tidak terlalu mahal hanya membutuhkan modal Rp. 4 jutaan saja.

6. Hisana Fried Chicken

Ayam crispy yang sering kita jumpai di pinggir jalan ini mempunyai rasa yang renyah dan lezat. Bahkan memiliki penggemar yang jumlahnya sangat banyak. Jika Anda ingin bergabung kemitraan dengan bisnis kuliner ini harus mempersiapkan uang Rp. 16 jutaan.

7. Ayam Geprek Sa”i

Bisnis ini menyediakan konsep bisnis waralaba berbentuk warung konsumen atau resto. Konsumen dapat membeli produknya di warung atau dengan membawanya pulang. Jika ingin bergabung dengan usaha waralaba ini Anda harus menyediakan dana sebesar Rp. 150 jutaan.

Franchise Minuman

Usaha franchise minuman pun kini sudah banyak digandrungi. Apalagi dengan bermunculannya produk-produk minuman kekinian. Trend dan fenomena tersebut tentu saja menjadi inspirasi dalam mengembangkan bisnis minuman yang memiliki peluang cukup besar.

8. Kopi Janji Jiwa

Para pecinta kopi rasanya sudah sangat mengenal nama brand franchise yang satu ini. Kopi Janji Jiwa bahkan sudah menawarkan 900 gerai di Indonesia. Adapun biaya kemitraan untuk Kopi Janji Jiwa seharga Rp. 150 jutaan.

9. King Boba

Selain kopi janji jiwa, King Boba juga sudah sangat terkenal di Indonesia. Franchise King Boba sendiri menyediakan 6 varian rasa menarik. Jika Anda ingin bergabung dalam kemitraannya harus menyediakan dana sekitar Rp. 9,5 sampai Rp. 12 jutaan.

10. Kamsia Boba

Minuman Boba Sendiri sebenarnya asli dari produk Taiwan yang berbentuk empuk chewy dan rasanya sangat manis. Jadi wajar jika Boba kini menjadi produk minuman hits di kalangan masyarakat Indonesia. Untuk bermitra dengan franchise ini Anda harus mempersiapkan dana sebesar Rp. 10-25 jutaan.

11. Teh Poci

Teh poci adalah merk minuman es teh yang sebenarnya sudah eksis sejak dulu. Kini bahkan perusahaan Teh Poci sendiri telah membangun bisnis waralaba. Untuk kemitraan teh poci, Anda hanya perlu mempersiapkan dana Rp. 6 jutaan saja.

12. Kopi kulo

Kopi Kulo bisa dibilang sebagai saingan berat Kopi Janji Jiwa. Franchise ini telah berdiri dari tahun 2017 dan telah memiliki gerai 250 unit di seluruh Indonesia. Hanya dengan modal sekitar Rp. 100 jutaan saja, Anda sudah bisa membuka kedai kopi sekaligus menjadi franchisor Kopi Kulo.

13. Haus

Haus adalah brand franchise yang juga sedang laris dipasaran. Hanya saja untuk bermitra bersama waralaba ini Anda harus mempersiapkan dana yang besar senilai Rp. 200 jutaan.

Franchise Swalayan

usaha franchise - swalayan

Franchise swalayan juga termasuk salah satu bisnis yang banyak digemari, terutama bagi yang bermodal besar. Meskipun menawarkan modal yang sangat besar, tapi bisnis ini sangat menjanjikan. Apalagi jika Anda menjalankan bisnis swalayan yang sudah terkenal seperti franchise Indomaret dan Alfamart yang populer di Indonesia.

14. Franchise Indomaret

Bagi para pengusaha yang tertarik mendirikan gerai Indomaret, Anda akan mendapatkan banyak keuntungan. Mulai dari pengetahuan tentang toko modern, mendapatkan wawasan mengenai potensi lokasi bisnis yang strategis, mempunyai jaringan distribusi yang terbesar hingga dapat mengembangkan beberapa gerai sekaligus.

Menariknya lagi usaha franchise Indomaret memberikan resiko usaha yang sangat minim bagi para mitranya. Hal ini mengingat sistem kecepatan distribusi, semua perencanaan dan kelengkapan produk dagangan, serta urusan manajemen toko yang andal. Semua hal ini sepenuhnya bisa menekan berbagai resiko usaha.

15. Franchise Alfamart

Alfamart adalah kompetitor utama Indomaret. Fasilitas yang ditawarkan oleh franchise Alfamart sendiri tidak jauh berbeda dari Indomaret. Dalam skema usaha franchise Alfamart itu sendiri ada 3 tipe yang berbeda.

Skema pertama, franchise mengajukan usulan tempat pembukaan gerai baru. Kedua skema gerai baru dimana franchise mengajukan usulan tentang lokasi berbentuk toko kelontong atau minimarket yang dikembangkan sebagai gerai Alfamart. Selanjutnya ialah skema gerai take over, yaitu franchise mengambil alih ritel Alfamart yang sudah berjalan.

Langkah Memulai Bisnis Franchise

Satu hal yang harus Anda pertimbangkan saat memilih franchise ialah harus unik dan menguntungkan. Berikut ada 6 strategi langkah memulai dan memilih usaha franchise, diantaranya :

1. Sistem Waralaba

Sebelum mengambil bisnis franchise dari merek tertentu, hal pertama  yang harus diperhatikan adalah pastikan bisnisnya sudah memiliki sistem yang baik dan paten.

2. Persiapkan Support System

Faktor yang membuat bisnis waralaba sukses adalah support system. Pastikan Anda memiliki sistem yang mendukung bisnis franchise Anda. Ada banyak bentuk-bentuk support system yang dimaksud seperti audit, training, edukasi, promosi, program marketing dan lainnya. Hal ini dilakukan agar bisnis yang tergabung dalam sistem waralaba bisa berkembang.

3. Strategi Bisnis

Franchise harus memiliki strategi agar terlihat unik. Sebab kebanyakan bisnis waralaba yang unik akan membuatnya lebih mudah dikenal dan disukai pasar. Terutama untuk bisnis kuliner pilihlah yang memiliki keunikan dari segi kualitas dan rasa dari kompetitor.

4. Sukses Story

Dalam memilih usaha franchise, pastikan Anda memilih bisnis yang telah memiliki “sukses story” atau sudah memiliki banyak cabang serta kesuksesannya sudah tidak diragukan lagi. Hal ini dapat dijadikan sebagai pembuktian bahwa sistem waralaba tersebut dapat diduplikasi. Sukses story biasanya dijabarkan lewat laporan keuangan dengan menampilkan profit atau laba dari bisnis tersebut.

5. Plan Jangka Panjang

Anda harus sudah merencanakan bisnis untuk 5-10 tahun yang akan datang. Bagaimana Anda bisa mempertahankan brand Anda seperti brand-brand besar? Dalam hal ini, Anda harus bisa mengembangkan bisnis dalam jangka panjang.

6. Start Now

Jika Anda ingin memulai usaha franchise segeralah pilih dan mulai dari sekarang. Jangan tunda keputusan Anda untuk meraih kesuksesan di masa depan. Mulai sekarang dan rencanakan usaha waralaba yang akan Anda bangun. Tentukan masa depan dari sekarang juga!

Itulah 6 langkah untuk memulai usaha franchise dan apa saja pertimbangan serta faktor penting dalam memulai bisnis ini. Jika Anda belum memiliki pengalaman berbisnis, tidak perlu khawatir, Saya menyediakan courses online yang membahas sistem bisnis. Anda bisa ikut coursesnya dengan menekan link cek disini!

Coach Tom


Dia pernah terpilih menjadi TOP 100 COACH in the World yang terbaik dan tercepat di Platinum Mentor Coach. Pada saat yang bersamaan, penyuka hobi travelling ini mendapat penghargaan Action Man Award Asia Pacific 2007 dan menjabat sebagai Head of Coach Indonesia. Menyandang berbagai sertifikasi dan award, yaitu Exclusive Master License Money Coaching Institute, USA, Master Coach Money Coaching pertama di Indonesia, dan Man of The Year Six of The Best versi Majalah ME Asia, dll.

Your Signature

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

Related Posts

Manajemen Piutang: Pengertian Manajemen Piutang, Tujuan & Fungsinya
Ciptakan Annual Meeting yang Berkesan
20 Pertanyaan Performance Appraisal Tahunan
Kenali Cara Menjadi Data Analyst & Tugas Data Analyst