.st0{fill:#FFFFFF;}

Apa Perbedaan CEO, CMO, dan COO? Cari Tahu Tugas dan Fungsinya 

 February 19, 2021

By  Coach Tom

Begitu banyak istilah yang digunakan untuk penyebutan posisi jabatan seperti CEO, CMO, COO, dan lainnya. Lalu, apa bedanya? Juga, bagaimana tugas dan fungsinya dalam satu perusahaan?

Bahwa kesuksesan suatu bisnis dan perusahaan pasti terletak pada sistem internal yang diterapkan, dan itu sebabnya ada pembagian peran yang spesifik sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Dari sini muncul berbagai istilah penting yang merujuk pada satu bidang kerja dengan tugas khusus.

Untuk lebih lengkapnya, coba ikuti uraian berikut agar lebih jelas!

Apa itu CEO?

tugas CEO

Merupakan kependekan dari Chief Executive Officer(CEO), juga sering disebut Executive Director (direktur eksekutif). CEO merupakan individu yang menduduki posisi paling atas di suatu organisasi dan hanya melapor ke Board Director (pemegang saham) atau pemilik bisnis terkait kinerja perusahaan.

SEO juga bisa disebut sebagai otak perusahaan karena merupakan individu yang punya tanggung jawab penuh mengarahkan perusahaan lewat kebijakan dan manajemen yang dibuat agar sesuai dengan visi misi bisnis. Pada kebanyakan kasus, posisi CEO biasanya dipegang pendiri.

Tanggung jawab: CEO punya tanggung jawab mengelola perusahaan dan menyusun kebijakan lalu membuat laporan secara periodik terkait performa bisnis, biasanya dalam kuartal atau semester. 

Tugas dan fungsi: Karena merupakan pucuk pimpinan perusahaan, tugas CEO mencakup strategi jangka pendek dan jangka panjang. Termasuk mengevaluasi tiap kepala divisi, memastikan pertumbuhan bisnis, memonitor dan menilai risiko, juga membuka komunikasi ke publik, pemerintah, dan pemegang saham.

Apa itu COO?

COO adalah singkatan dari Chief Operating Officer yang punya tanggung jawab menjalankan perusahaan dalam keseharian. Padanan kata yang lebih umum, tugas COO sama dengan ketua harian. Tak semua bisnis memiliki posisi COO, bahkan survey menyebut hanya 40% perusahaan saja yang memiliki.

Pada beberapa perusahaan, COO juga sering disebut presiden perusahaan dan menjadikannya individu kedua yang berpengaruh di perusahaan setelah CEO. Contoh mudah, Tim Cook merupakan COO Apple saat mendiang Steve Jobs masih memegang jabatan CEO Apple.

Tanggung jawab: Berbeda dengan tugas CEO, COO bertanggungjawab penuh pada operasional perusahaan dalam sehari-hari dan harus membuat laporan rutin pada CEO, termasuk secara administratif baik internal atau eksternal.

Tugas dan fungsi: Tugas utama COO yaitu harus menerjemahkan target dan tujuan dari CEO yang biasanya dituangkan dalam rencana bisnis. Karena merupakan ketua harian, tugas COO juga mengatur target pertumbuhan harian guna mencapai profit dengan performa ideal.

Apa itu CMO?

tugas-cmo

CMO merupakan abreviasi dari Chief Marketing Officer yang mengepalai divisi pemasaran, termasuk pengembangan produk dan laju penjualannya. Posisi dan tugas CMO tidak lebih tinggi dari CEO atau COO, dan secara periodik harus melapor terkait aktivitas marketing berikut penjualannya. 

CMO bisa disebut sebagai kepanjangan tangan CEO terkait aspek pemasaran, dan tugas CMO memang didesain khusus untuk pemasaran. Pada beberapa bisnis, CMO sering disebut direktur pemasaran atau kepala pemasaran. Terkait brand, CMO merupakan wajah utama bisnis yang bisa mempengaruhi sentimen.

Tanggung jawab: Selain pemasaran, CMO punya peran dalam mengelola penjualan, pengembangan produk baru, riset pasar, layanan konsumen, dan manajemen iklan.

Tugas dan fungsi: Membuat strategi marketing guna meningkatkan laju penjualan dengan didahului riset. Tugas CMO juga menentukan kisaran harga jual suatu produk atau jasa dengan mengacu pada hasil riset. 

Beda CEO, CMO, dan COO

Mengacu pada deskripsi tugas CEO, CMO, dan COO, diketahui kalau tiga posisi tersebut punya spesifikasi bidang masing-masing. Yang harus dipahami, tiap perusahaan kadang memberi jobdesk sedikit berbeda, tergantung kebijakan dan sistem yang dianut.

Misalnya saja, posisi dan tugas CEO banyak disamakan dengan presiden perusahaan, begitu juga dengan tugas COO. Itu sebabnya, tugas CEO dan COO kadang memunculkan bias dalam pembagian peran dan fungsinya. Beda dengan tugas CMO yang cakupannya sudah jelas sebagai kepala pemasaran.

Paling tidak, ada empat aspek penting yang membedakan posisi dan tugas CEO dan COO. Antara lain yaitu peringkat jabatan, tanggung jawab, kebutuhan adanya posisi tersebut, dan pemilik atau pemegang saham.

Dilihat dari struktur perusahaan, CEO lebih tinggi dari COO. Karena berposisi paling tinggi, tugas CEO selalu lebih penting seperti membuat keputusan final terkait masa depan bisnis, sementara tugas COO hanya memberi masukan dan laporan berdasarkan performa bisnis dari hari ke hari. Si sisi lain, tugas CMO terbatas pada aktivitas marketing.

Dari cakupan tanggung jawab, CEO lebih fokus pada jangka panjang sementara tugas COO fokus pada operasional harian. Meski COO dibolehkan mengambil keputusan sesuai kewenangannya, tapi menjadi tugas CEO untuk merubah keputusan jika memang diperlukan. Sementara tugas CMO yaitu mengikuti arahan yang menjadi tanggung jawabnya.

Terkait kebutuhan posisi, tak semua perusahaan yang dikepalai CEO harus memiliki COO juga. Bisnis kecil misalnya, CEO sering melakukan kewajiban yang menjadi tugas COO sembari tetap melakukan fungsinya, bahkan tugas CMO juga. Poinnya, COO bukan posisi yang selalu harus ada di tiap perusahaan.

Soal pemilik atau pemegang saham, mayoritas CEO berasal dari pendiri atau pemilik bisnis, jika bukan pemegang saham mayoritas. Beda dengan posisi COO yang biasanya diisi oleh profesional, begitu juga dengan posisi dan tugas CMO.

Sekali lagi, setiap perusahaan punya kebijakan berbeda terkait posisi atau jabatan. Tugas CMO barangkali sudah jelas, tapi akan menimbulkan bias jika membandingkan tugas CEO dan tugas COO. Uraian di atas paling tidak bisa memberi gambaran terkait perbedaan tugas CEO, CMO, dan COO.

Coach Tom


Dia pernah terpilih menjadi TOP 100 COACH in the World yang terbaik dan tercepat di Platinum Mentor Coach. Pada saat yang bersamaan, penyuka hobi travelling ini mendapat penghargaan Action Man Award Asia Pacific 2007 dan menjabat sebagai Head of Coach Indonesia. Menyandang berbagai sertifikasi dan award, yaitu Exclusive Master License Money Coaching Institute, USA, Master Coach Money Coaching pertama di Indonesia, dan Man of The Year Six of The Best versi Majalah ME Asia, dll.

Your Signature

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

Related Posts

Program Pinjaman Ibu Berdaya Kospin Sumber Rizki Mendorong Ekonomi Keluarga dan Kemajuan Nasional
Manajemen Piutang: Pengertian Manajemen Piutang, Tujuan & Fungsinya
Ciptakan Annual Meeting yang Berkesan
20 Pertanyaan Performance Appraisal Tahunan
>