.st0{fill:#FFFFFF;}

Cari Tahu Buyer Persona Dalam 5 Langkah 

 Agustus 4, 2021

By  Coach Tom

Menghasilkan buyer persona merupakan hal terpenting dalam digital marketing. Bisa dibilang bahwa buyer persona merupakan strategi utama dalam mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan konsumen. Dengan begitu, kita bisa menentukan target pasar dengan tepat berdasarkan keinginan customer. Sebelum mengetahui 5 langkah dalam menentukan Buyer Persona, pastikan Anda mengenai terlebih dahulu apa itu Buyer Persona. Untuk lebih jelasnya tentang buyer persona dan cara menciptakannya, berikut ulasannya!

Kenali Apa Itu Buyer Persona

Buyer persona adalah sebuah representasi tipikal target customer dalam sebuah usaha yang diperoleh berdasarkan pada hasil riset yang mendalam. Dalam hal ini, Anda harus membuat profil customer seakan-akan mereka nyata. Untuk membantu terciptanya buyer persona ini, ada beberapa data yang harus dikumpulkan, seperti tingkah laku konsumen, data demografis, kepribadian dan bagaimana cara konsumen mengambil keputusan ketika melakukan pembelian produk.

Langkah yang satu ini pastinya sangat membantu, apalagi ketika Anda ingin pelanggan mengetahui value bisnis yang dijalankan, Sehingga bisa mempermudah jalannya strategi bisnis yang lainnya. Seperti dalam pembuatan konten, pemasaran, pengembangan produk hingga yang lainnya.

Pentingnya Menciptakan Buyer Persona Pada Bisnis Anda

Dengan membuat buyer persona, bisa membantu Anda untuk lebih memahami keinginan calon pelanggan atau pelanggan lebih baik. Karenanya dapat memastikan value bisnis yang Anda ciptakan dapat memberikan manfaat lebih baik kepada pelanggan. Sebab pada kenyataanya, kita akan sulit mengenal masing-masing calon pelanggan atau pelanggan secara individu. Namun setidaknya Anda dapat membuat customer persona yang dapat mewakili tiap segmen pada target pemasaran Anda.

Berikut beberapa manfaat buyer persona bagi bisnis Anda yang harus diketahui :

1. Buyer Persona Bisa Membantu Perencanaan Strategi Marketing

Dengan menciptakan buyer persona, Anda dapat memahami kebiasaan atau perilaku konsumen saat pengambilan keputusan. Ini tentu saja menjadi dasar dalam penentuan strategi marketing lebih baik.

Temukan Artikel Mengenai Stratgei Marketing di Link Berikut : Cara Menciptakan Strategi Marketing Pada Jitu 

2. Dengan Buyer Persona Anda Dapat Menyesuaikan Layanan atau Produk

Dengan mengidentifikasi keinginan dan kebutuhan konsumen melalui buyer persona, bisa membantu Anda menyesuaikan produk maupun jasa yang tepat sesuai.

3. Buyer Persona Juga Dapat Menetapkan Customer Persona

Melalui buyer persona, Anda juga dapat mengenal 4 tipe customer persona, diantaranya seperti Spontaneous Persona, Humanistic Persona, Competitive Persona, dan Methodical Persona. Tiap-tiap kelompok tersebut dapat membantu membangun interaksi yang berbeda untuk tiap karakternya, simak penjelasan mengenai 4 tipe customer persona dibawah ini.

4. Melahirkan Peluang Produk Baru yang Unggul

Jika Anda mengetahui keinginan dan kebutuhan konsumen, maka berpeluang melahirkan layanan atau produk baru. Hal ini menjadi sebuah peluang untuk perkembangan usaha Anda dalam upaya mendorong terciptanya omset yang terus-menerus. 

Mengetahui Model atau Tipe Customer Persona

Sebelum membahas cara membuat buyer persona, ada 4 tipe customer persona yang harus Anda ketahui berikut ini :

1. Spontaneous Persona

Customer persona tipe ini merupakan customer yang mudah mempengaruhi maupun dipengaruhi, Spontaneous Persona biasanya sudah terlebih dahulu mencoba produk Anda dan menceritakan kepada pelanggan lain untuk membeli produk Anda. Spontaneous Persona juga tidak ragu untuk melakukan pembelian kembali terhadap produk Anda

2. Humanictic Persona

Humanistic persona adalah tipe customer persona yang lebih mengandalkan emosinya saat memutuskan melakukan pembelian atau penggunaan produk tertentu. Walaupun demikian, biasanya tipe ini cukup lambat mengambil keputusan daripada tipe spontaneous persona. Jadi Anda harus lebih sabar saat mempromosikan produk kepada customer persona model ini.

3. Competitive Persona

Tipe customer persona ini biasanya menginginkan produk yang Anda tawarkan lebih unggul. Jadi Anda harus menunjukkan bahwa produk yang Anda jual lebih bermutu sehingga lebih unggul daripada orang yang tidak memiliki atau menggunakannya. Tapi saat menjelaskan produk ke model customer persona ini, sebaiknya hindari terlalu fokus membicarakan keunggulan perusahaan maupun produk Anda. Karena yang ingin mereka dengar ialah apa yang menjadikan produk tersebut bisa menambah nilai kompetitifnya itu sendiri di depan orang lain.

4. Methodical Persona

Tipe customer persona ini biasanya lebih teliti & detail saat membeli produk. Bahkan ia cenderung membandingkan produk yang Anda tawarkan dengan produk pesaing Anda. Adapun yang harus dilakukan ialah menunjukkan jika produk Anda memiliki keunggulan yang lebih baik daripada produk kompetitor. Namun tetap dalam koridor, maksudnya jangan terkesan menjatuhkan pesaing Anda.

Cara Menciptakan Buyer Persona

Setelah mengetahui tipe-tipe persona di atas, kini saatnya Anda menciptakan buyer persona untuk usaha Anda. Berikut ulasannya :

1. Riset dan Kumpulkan Data Pelanggan

Hal pertama yang harus dilakukan dalam menciptakan buyer persona adalah dengan riset konsumen melalui pengumpulan informasi terkait tempat tinggal, usia, perilaku berbelanja, penghasilan, mengetahui aktivitas dan minat yang disukai serta pengambilan keputusan.

Caranya yaitu dengan penggunaan tool-tool seperti Google Analytics jika Anda mempunyai website. Selain itu, lewat platform sosial media seperti Instagram, Facebook dan lainnya.

Melalui bantuan tools tersebut, Anda dapat melacak lokasi paling popular yang banyak dikunjungi oleh viewer website.

2. Ketahui Pola Perilaku

Langkah menciptakan buyer persona ini bertujuan untuk mendapatkan pola pada data penelitian. Pola perilaku ini bisa dilihat berdasarkan personality dan goals dari para pengguna. Jika penelitian sudah selesai, Anda bisa membuat daftar keseluruhan variabel perilaku dan petakan orang-orang tertentu yang diwawancarai pada variabel yang cocok.

Bisa juga melalui metode ekstensif seperti melakukan survey lewat email hingga Focus Group Discussion agar mendapatkan informasi lebih spesifik dalam membangun buyer persona.

3. Ketahui Tujuan Pelanggan

Ketika Anda mengetahui pola perilaku dan masalah apa saja yang dihadapi oleh konsumen, kini Anda bisa mencari tahu apa goals yang akan dicapai oleh customer. Dengan mengetahui tujuan pelanggan, tentu saja bisa membantu Anda untuk menentukan strategi pendekatan lebih baik ketika melakukan strategi marketing.

4. Mengetahui Bagaimana Produk Anda Dapat Membantu

Dengan terbentuknya buyer persona, maka Anda dapat menggunakannya sebagai dasar pengembangan layanan atau produk bisnis Anda. Dalam hal ini, Anda dapat mengamati bahwa diluar produk yang saat ini ada, masih banyak peluang atau proses bisnis yang dapat ditawarkan lainnya guna memenuhi tujuan pelanggan.

Silahkan kembangkan produk Anda dan ketahui bagaimana produk Anda bisa membantu pelanggan atau orang disekitar. Pengembangan produk tersebut diciptakan agar dapat memenuhi tujuan pelanggan menjadi lebih luas.

5. Menciptakan Buyer Persona yang Negatif

Dalam menciptakan buyer persona untuk bisnis, tentu saja ada yang bersifat negatif dan positif. Dengan kata lain buyer persona negatif adalah persona positif. Dimana buyer persona negatif tentu saja tidak menjadi target pemasaran Anda.

Jika mengesampingkan persona yang tidak Anda targetkan, maka secara langsung membuat persona semakin spesifik.

Sudah jelas bahwa membangun buyer persona sangat membantu perkembangan bisnis Anda untuk melakukan pendekatan lebih kuat bersama calon pelanggan atau pelanggan Anda. Khususnya untuk implementasi marketing dalam menciptakan strategi marketing yang ideal.

Dengan mengenal buyer persona serta peranannya dalam bisnis, tentu saja menjadi langkah paling ideal membantu bisnis mencapai target market lebih luas. Jika Anda sudah memahami tiap-tiap persona, maka Anda dapat mempersiapkan strategi usaha lainnya yang lebih efektif. Setelah memahami buyer persona tentunya Anda memerlukan perencanaan marketing yang lebih jitu untuk mendorong usaha Anda mendapatkan omset. Saya memiliki courses online yang dapat Anda ikut, silahkan klik pelatihan online sales & marketing untuk mengetahui informasi courses online dengan lebih lengkap. 

Coach Tom


Dia pernah terpilih menjadi TOP 100 COACH in the World yang terbaik dan tercepat di Platinum Mentor Coach. Pada saat yang bersamaan, penyuka hobi travelling ini mendapat penghargaan Action Man Award Asia Pacific 2007 dan menjabat sebagai Head of Coach Indonesia. Menyandang berbagai sertifikasi dan award, yaitu Exclusive Master License Money Coaching Institute, USA, Master Coach Money Coaching pertama di Indonesia, dan Man of The Year Six of The Best versi Majalah ME Asia, dll.

Your Signature

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

Related Posts

Manajemen Piutang: Pengertian Manajemen Piutang, Tujuan & Fungsinya
Ciptakan Annual Meeting yang Berkesan
20 Pertanyaan Performance Appraisal Tahunan
Kenali Cara Menjadi Data Analyst & Tugas Data Analyst