.st0{fill:#FFFFFF;}

Kenali Pentingnya Influencer Untuk Meningkatkan Bisnis Anda 

 Agustus 5, 2021

By  Coach Tom

Sangat sulit bagi bisnis manapun untuk sekedar mendapat perhatian, tapi tidak jika bisnis tersebut menggandeng influencer. Tapi, apa itu influencer sebenarnya?

Era digital memberikan siapapun kesempatan yang sama di ranah online, dan sayangnya hanya segelintir bisnis yang benar-benar berhasil memberikan pengaruhnya. Satu yang harus digarisbawahi, bisnis yang berhasil seringnya menggandeng influencer sebagai rekanan bisnisnya.

Karena pengaruhnya yang demikian besar, influencer bahkan dianggap kanal marketing tersendiri karena mampu menarik perhatian dan mempengaruhi pengikutnya untuk membeli produk yang ditawarkan.

Apa Itu Influencer?

Influencer pada dasarnya merupakan individu yang punya kekuatan mempengaruhi keputusan untuk membeli karena posisi, hubungan, pengetahuan, dan otoritas yang dimiliki terhadap pengikutnya.

Influencer membangun reputasinya dengan pengetahuan dan keahliannya pada tema spesifik. Caranya dengan membuat tulisan yang secara regular merujuk pada satu topik khusus di media yang dimiliki.

Tapi penting juga untuk diketahui kalau influencer tak hanya sebatas alat marketing, tapi lebih sebagai aset sosial yang bersifat kolaboratif untuk mencapai tujuan bersama.

Bisnis sangat menyukai influencer karena mereka bisa menciptakan tren dan membujuk pengikutnya untuk memakai produk yang ditawarkan. Pada situasi ini, influencer bahkan menjadi ikon bisnis.

Jadi jika disederhanakan tentang apa itu influencer, adalah sosok yang mampu mempengaruhi perilaku individu lain untuk mengikuti apa yang dilakukan, dalam hal ini memakai produk yang digunakan.

Terserah bagaimana kebijakan bisnis yang diambil, influencer bisa diberi peran berbeda saat berkolaborasi. Misalnya sebagai brand ambassador, reviewer, pengelola platform, atau sponsor.

Baca juga : Strategi Menerapkan Viral Marketing Untuk Bisnis Anda

Apa Saja Tipe Influencer?

Tapi influencer tak selalu sama. Secara umum, influencer dibedakan berdasarkan beberapa aspek seperti jumlah pengikut, konten yang digarap, dan level pengaruh yang dimiliki.

1. Berdasarkan jumlah pengikut

Ada beberapa kategori influencer jika mengacu pada jumlah pengikut. Mega influencer merupakan kategori tertinggi dengan pengikut minimal 1 juta. Contoh influencer termasuk artis, olahragawan, musisi, dan bidang lain yang tenar. Untuk satu kali post, nominalnya bisa berkisar hingga 1 juta dolar.

Jenis macro influencer bisa dikenali dengan pengikutnya yang berkisar antara 40 ribu hingga 1 juta. Selain publik figur, contoh influencer macro seperti online expert yang naik kelas dari micro influencer.

Sementara micro influencer merupakan individu biasa yang dikenal berkat pengetahuannya pada satu tema tertentu. Pengikutnya berkisar antara 1,000 hingga 40 ribu. Khusus tipe ini, jumlah pengikut bukan acuan, melainkan relasi dan interaksi antara influencer dan pengikutnya.

Terakhir yaitu nano influencer yang pengikutnya di bawah 1,000 bahkan kurang. Pengikutnya memang tak banyak, tapi influencer kategori ini seringnya berupa ahli atau spesialis pada satu topik bahasan khusus.

2. Berdasarkan konten atau tema

Contoh influencer tipe in yaitu blogger, YouTuber, podcaster, dan social influencer. Blogger merupakan kategori paling umum dari influencer, disusul YouTuber. Jika blogger fokus pada konten berupa tulisan di laman website, YouTuber fokus pada video yang diunggah ke YouTube.

Yang juga masuk kategori konten yaitu podcast dan social influencer. Podcaster pada dasarnya tak beda jauh dengan YouTuber, hanya saja media yang dipakai lebih beragam. Begitu juga social influencer yang memakai beberapa media sosial berbeda sebagai wadah aktivitasnya.

3. Berdasarkan pengaruh

Mengacu pada pengaruh yang dihadirkan, influencer tipe ini biasanya diisi oleh individu yang ahli pada satu bidang spesifik. Mereka mendapat respek tinggi berkat posisi, kualifikasi, dan pengalamannya. Contoh influencer yang masuk kategori seperti akademisi, jurnalis, pakar, dan para profesional lain.

Kenapa Influencer Penting Untuk Bisnis?

Memahami apa itu influencer beserta tipenya, berarti harus juga memahami peran pentingnya untuk kelangsungan bisnis. Terlebih untuk bisnis baru, menggandeng influencer jelas harga mati!

Setidaknya ada beberapa penjelasan kenapa influencer begitu penting untuk bisnis, berikut di antaranya.

1. Meningkatkan nilai konversi

Tujuan akhir dari suatu bisnis yaitu meningkatkan laju penjualan dan mendapat profit. Tapi konsumen saat ini menjadi lebih hati-hati terhadap produk apapun sehingga sering menghabiskan banyak waktu hanya untuk sekedar riset sederhana sebelum membeli.

Influencer punya kekuatan untuk menuntun audiens ke produk yang dipromosikan. Alasannya jelas, audiens akan mempercayai rekomendasi yang diberikan oleh influencer favorit mereka.

Baca Juga : 11 Cara Jualan Online Yang Mampu Mendobrak Omset

2. Memperbaiki peringkat hasil pencarian

Kolaborasi aktif dengan influencer terbukti mampu memperbaiki peringkat hasil pencarian. Itu sebabnya, banyak strategi yang melibatkan influencer pada proses penyusunannya. Kualitas konten juga akan lebih meningkat jika mau melibatkan influencer.

Influencer awalnya akan meningkatkan brand awareness sebelum akhirnya menarik banyak trafik. Konten kemudian banyak dibagikan sehingga akan ada lebih banyak feedback yang masuk. 

3. Mengikat audiens

Meningkatkan jumlah like dan komentar di media sosial bukan tugas yang mudah. Tanpa adanya keterikatan antara produk dan audiens, pengikut jutaan pun tak akan membantu.

Di tahap inilah influencer sangat diperlukan. Sebabnya, influencer punya semacam keterikatan dengan pengikutnya. Dengan menggandeng influencer, bisnis secara tak langsung juga akan terikat dengan audiens.

Bahkan 33% konsumen setuju kalau influencer merupakan sumber paling bisa dipercaya saat ingin mencari masukan untuk belanja. Ini merupakan bukti penting jika influencer merupakan alat marketing paling efektif untuk meningkatkan bisnis.

4. Meningkatkan kredibilitas

Kekuatan terbesar influencer terletak pada kepercayaan yang didapat dari pengikutnya. Kepercayaan inilah yang membuatnya bisa mengembangkan komunitas yang loyal.

Begitu influencer membagikan ulasan jujur terkait satu produk, oleh pengikutnya akan dianggap sebagai arahan. Ini tentu jelas bisa meningkatkan reputasi bisnis dan kredibilitas produk.

Berkolaborasi dengan influencer membantu bisnis memenangkan kepercayaan audiens yang dimiliki influencer tersebut. Untuk jangka panjang, ini akan membantu memperbaiki laju penjualan.

4. Target tepat

Mengidentifikasi market dan menentukan segmen termasuk langkah penting dalam strategi marketing. Tapi proses identifikasi konsumen potensial cenderung rumit dan menghabiskan waktu banyak.

Influencer memungkinkan bisnis melewati tahapan tersebut dengan pengikut yang dipunyai. Hanya saja, harus dipastikan kalau influencer yang dipilih harus relevan dengan tema atau produk sehingga pesona publik yang ditampilkan terlihat sejalan.

Ambil contoh pada bisnis clothing yang menyediakan semua jenis pakaian untuk milenial. Berkolaborasi dengan model atau blogger bisa membantu mendekatkan diri dengan target audiens.

5. Meningkatkan brand awareness

Influencer, terlepas apapun latar belakang yang dimiliki, punya kemampuan untuk meningkatkan brand exposure dan brand awareness. Ini bisa terjadi saat influencer merekomendasikan suatu produk, besar kemungkinan pengikutnya akan melihat. Ya, melihat!

Melihat merupakan fase awal sebelum pengikut berpikir dan mengambil keputusan untuk membeli. Itu sebabnya, 37% bisnis baru sudah mulai memanfaatkan influencer untuk meningkatkan brand exposure.

Contoh sederhana, video unboxing yang dibagikan influencer lewat Instagram atau kanal YouTube bisa membantu produk agar mendapat sorotan langsung di depan audiens.

Influencer, apapun perannya dalam bisnis, menjadi sesuatu yang diperlukan dalam bisnis. Kolaborasi bersama influencer mampu memberi semua hal positif yang diperlukan untuk berkembang di era digital dengan menguatkan reputasi bisnis, meningkatkan keterikatan, dan meningkatkan nilai konversi.

Yang menjadi penting sekarang bukan lagi apa itu influencer, tapi sudahkah bisnis Anda menggandeng influencer?

Jika Anda seorang pebisnis maupun tim manejerial dalam perusahaan, saya memiliki online courses yang cocok untuk Anda dalam upaya mendobrak omset. Klik link berikut : courses sales & marketing dan temukan kelas yang Anda cari selama ini.

Coach Tom


Dia pernah terpilih menjadi TOP 100 COACH in the World yang terbaik dan tercepat di Platinum Mentor Coach. Pada saat yang bersamaan, penyuka hobi travelling ini mendapat penghargaan Action Man Award Asia Pacific 2007 dan menjabat sebagai Head of Coach Indonesia. Menyandang berbagai sertifikasi dan award, yaitu Exclusive Master License Money Coaching Institute, USA, Master Coach Money Coaching pertama di Indonesia, dan Man of The Year Six of The Best versi Majalah ME Asia, dll.

Your Signature

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

Related Posts

Manajemen Piutang: Pengertian Manajemen Piutang, Tujuan & Fungsinya
Ciptakan Annual Meeting yang Berkesan
20 Pertanyaan Performance Appraisal Tahunan
Kenali Cara Menjadi Data Analyst & Tugas Data Analyst