PENTINGNYA MEMBANGUN SISTEM MARKETING DALAM BISNIS

Sistem ialah gabungan dari beberapa komponen yang saling berhubungan untuk mencapai satu tujuan bersama, sedangkan makna kata Marketing yaitu pemasaran. Penyatuan dari kedua kata itu berarti kerjasama antar beberapa tim dalam proses penjualan di sebuah perusahaan. Manajemen ini sangat penting dan memegang peran terkait perkembangan bisnis. Pengelolaannya bertahap dan membutuhkan tim yang solid.

Related Article : Pengertian Marketing yang Wajib Anda Ketahui

1. Penentuan Pangsa Pasar

Konsep bisnis memang pasti sudah tersusun dengan baik, termasuk target marketnya. Penentuan pangsa pasar yang dimaksud ialah mengetahui secara spesifik tentang keinginan pelanggan. Lakukan survei acak dibeberapa titik lokasi yang dituju, kemudian wawancara singkat masyarakat setempat. Catat poin-poin penting yang mengarah ke perbaikan produk.

market-research

Langkah ini memudahkan penjualan produk karena Anda telah mengetahui sesuatu yang dicari oleh masyarakat. Setelah keberhasilan penjualan telah mencapai target tertentu, maka kembalilah terjun ke lapangan. Hal tersebut guna menanyakan respon pelanggan terhadap kualitas produk dan pelayanan

Pertahankan unsur yang disukai pelanggan dengan komentar positifnya. Sebaliknya, perbaiki kekurangan produk berdasarkan masukkan berupa saran dan kritik. Jadilah pebisnis yang paham akan selera pelanggan dan kalahkan kompetitor dengan cara aktif mencari tahu keinginan masyarakat luas.

Related Article : Pentingnya Strategi Marketing Mix dalam Pemasaran

2. Konsep Produk

Produk yang telah terkonsep jangan langsung digarap, tunggulah hingga tim penyurvei menyuguhkan data selera calon pelanggan di lapangan. Diskusikan ulang dan inovasikan produk dengan cara menambahkan unsur sesuai keinginan masyarakat berdasarkan data.

Survey Bisnis1

Ingat, hanya melakukan penyegaran bukan merubah total konsep. Waktu penyelesaian proses produksi harus sesuai perencanaan awal. Perkembangan jaman dapat mempengaruhi selera, cepatlah menghadirkan produk tersebut sebelum pergantian era. Pesaing pasti juga melakukan hal yang sama, maka hadirkan produk yang benar-benar beda dari kebanyakan perusahaan sejenis.

Jika Anda berhasil mengeluarkan sesuatu yang tidak pernah ada sebelumnya, produk akan laris manis. Bertindalklah cepat sebelum kompetitor meniru langkah ini. Perbaharui konsep produk secara berkala agar pelanggan semakin penasaran dan menunggu inovasi berikutnya. Perbanyak tenaga Marketing guna melancarkan proses pengenalan dan penyaluran produk ke tangan pelanggan.

Related Article : Pentingnya Melakukan Survey Bisnis

3. Pengeloaan Harga Jual

Harga jual akhir diperoleh dari kalkulasi biaya bahan baku dan dana yang dibutuhkan untuk mengolahnya menjadi produk siap jual. Keuntungan finansial perusahaan didapat dari harga bersih yang ditinggikan nilainya. Nominal tersebut tentu harus menyesuaikan kemampuan masyarakat untuk membelinya. Percuma tim Marketing memasang tarif tinggi tetapi tidak ada yang berminat. Kerugianlah yang akan menimpa perusahaan semacam ini.

Analisis Keuangan

Harga rendah tetapi produk berkualitas, mayoritas pelanggan menginginkan hal itu. Selektiflah ketika memilih sumber bahan baku, survei dan pilih yang menawarkan harga paling rendah. Utamakan kelayakan bahan karena berdampak pada hasil jadinya. Tekan biaya produksi dengan cara memperhitungkan dengan matang mengenai teknologi yang dipakai dengan jumlah pekerja.

Investasi berupa pembelian alat modern memang membutuhkan dana yang tidak sedikit. Pengeluaran akan cepat tertutup karena proses pengerjaan lebih cepat. Pemakaian alat memperkecil jumlah pekerja, sebab hanya bertugas sebagai operator mesin. Dua hal yang berhasil ditekan, yakni waktu pengerjaan dan upah tenaga kerja.

Related Article : Pentingnya Marketing Plan agar Produk Anda Laku Keras

4. Rantai Distribusi

Perpendek rantai penyaluran produk agar selisih harga dari produsen ke konsumen tidak terlalu jauh. Sebenarnya harga yang dipatok perusahaan telah disesuaikan dengan kemampuan pelanggan berdasarkan hasil survei lapangan. Hal yang membuatnya kian mahal ialah laba yang diambil di setiap tahapan.

rantai-distribusi

Misalya, pihak A membeli produk langsung dari perusahaan senilai Rp 50.000,- per satu produk. Penjualannya tidak mungkin dengan nominal yang sama dari pihak A ke pihak lain. Begitu seterusnya, kelipatan inilah yang harus diperhatikan. Konsumen juga harus cerdik untuk membandingkan harga dan mengetahui sumber perolehan produk.

Related Article : Bisnis adalah Soal Proses dan Strategi

Setelah rangkaian pembangunan sistem Marketing rampung dikerjakan, tugas selanjutnya yakni bagaimana cara agar rencana dapat berjalan lancar. Jelas yang dimaksud ialah tingkat penjualan sesuai angka target. Produk tersalurkan ke pelanggan dengan kualitas dan kuantitas tertentu.

Salam Pencerahan!

 

About the Author Tom MC Ifle

Dia pernah terpilih menjadi TOP 100 COACH in the World yang terbaik dan tercepat di Platinum Mentor Coach. Pada saat yang bersamaan, penyuka hobi travelling ini mendapat penghargaan Action Man Award Asia Pacific 2007 dan menjabat sebagai Head of Coach Indonesia. Menyandang berbagai sertifikasi dan award, yaitu Exclusive Master License Money Coaching Institute, USA, Master Coach Money Coaching pertama di Indonesia, dan Man of The Year Six of The Best versi Majalah ME Asia, dll.

>