Belajar dari kepemimpinan AHOK

Jakarta merupakan jantungnya Negara Indonesia. Di kota inilah banyak orang yang mengadukan nasib mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Tiap tahunnya banyak masyarakat yang pindah dan mencari peruntungannya di Jakarta, oleh karena itu Jakarta terkenal sebagai kota yang banyak penduduknya. Tidak hanya penduduk, kendaraan dan gedung-gedung bertingkat pun menjadi pemandangan yang sangat wajar di kota ini. Selain itu, kota Jakarta terkenal dengan angka kemacetannya yang sangat luar biasa. Setiap ruas jalan dipenuhi mobil terutama saat jam sibuk.

Walaupun demikian, Jakarta tetap memiliki keistimewaan khusus bagi banyak orang. Kota yang padat akan penduduk ini tetap dicintai oleh warganya. Jika berbicara tentang kota Jakarta maka akan berbicara tentang Bapak Gubernur DKI Jakarta juga yaitu Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa dipanggil Ahok. Gubernur yang satu ini merupakan sosok pemimpin yang sangat tegas maka dari itu banyak orang yang mengagumi beliau dan menginginkannya mencalonkan diri menjadi Presiden selanjutnya.

Related Article : 5 Cara Belajar Leadership yang Paling Efektif

Zhong Wanxue atau Ahok ini lahir di Belitung Timur pada tanggal 29 Juni 1966. Ahok yang lahir dari pasangan Alm. Indra Tjahaja Purnama dan Buniarti Ningsing ini resmi menjadi Gubernur DKI pada tanggal 19 November 2014 dimana ia secara otomatis terpilih setelah Presiden Jokowi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur. Lelaki berdarah Tionghoa ini memang memiliki gaya kepemimpinan yang tegas sehingga bagi siapa saja yang melakukan kesalahan pasti akan mendapatkan teguran keras darinya.

Ahok memiliki karakter kepemimpinan dimana ia lebih mengutamakan kepentingan rakyatnya. Hal itulah yang membuatnya keluar dari partai yag telah membesarkan dan mengantarkannya menjadi Gubernur DKI. Kini Ahok memiliki pengaruh yang cukup kuat pada masyarakat Indonesia khususnya penduduk Jakarta. Selain itu, ia juga terkenal sebagai orang yang jujur dalam memimpin. Inilah yang sangat dikagum oleh masyarakat sehingga masyakarat dapat percaya kepada pemimpinnya.

Kejujuran harus dimiliki oleh setiap orang terutama seorang pemimpin karena kejujuran merupakan modal utama yang harus dimiliki. Disamping itu sikapnya yang tegas mampu menciptakan kinerja yang efektif dan terarah. Pemimpin yang tanpa didasari dengan sikap tegas niscaya kepemimpinannya tidak akan bertahan lama, tentu saja hal ini bertolak belakang dengan kepemimpinan Ahok yang banyak mendapat pujian serta dukungan. Itulah mengapa Gubernur yang satu ini memiliki begitu banyak pendukung yang setia dibelakangnya.

Related Article : 4 Materi Leadership yang Wajib dimiliki Manager Anda

Ahok berusaha mewujudkan tujuannya melalui berbagai macam cara. Pemimpin seperti ini termasuk pemimpin otokratis dimana pemimpin yang mempunyai sikap tegas, keras dan obsesif dalam mencapai tujuannya. Tentunya tujuan tersebut berusaha dicapai dengan perhitungan dan perencanaan yang sangat sistematis. Tidak jarang banyak rencana yang diterapkan Ahok berhasi ia jalankan sesuai dengan rencana. Gaya kepemimpinan seperti inilah yang harus diterapkan oleh semua orang.

Jika semua orang memiliki gaya kepemimpinan seperti Ahok maka bukan tidak mungkin bahwa Indonesia akan menjadi Negara maju seperti Negara-negara lainnya. Sikap tegas yang dimiliki Ahok tersebut sangat patut untuk dicontoh dan diterapkan pada kehidupan sehari-hari agar semua hal dapat berjalan dengan lancar dan tertib. Banyaknya orang yang sering melanggar peraturan juga dapat disebabkan oleh beberapa oknum-oknum penegak hukum yang kurang memiliki sikap yang tegas. Selain harus belajar sikap tegas harus diimbangi dengan sikap yang jujur.

Related Article : 3 Kualitas Leadership yang harus Anda miliki dalam Bisnis

Sebaik-baiknya orang adalah orang jujur. Kejujuran merupakan keharusan bagi semua orang agar selalu menciptakan kedamaian. Jika ingin maju maka cobalah untuk menjadi pribadi yang lebih jujur dari sebelumnya. Jujur akan semua hal terutama dalam hal yang menyangkut pekerjaan, misalnya dengan tidak menerima suap atau segala macamnya. Sekarang ini banyak orang yang hanya ingin merauk keuntungan dengan menghalalkan segala cara, contohnya saja dengan bertindak tidak jujur.

Untuk mengubah Negara menjadi lebih baik maka ubahlah diri sendiri terlebih dahulu. Jika semua orang bersikap tegas dan jujur maka bukan tidak mungkin keadaan akan menjadi lebih baik dari sebelumnya. Belajar dari kepemimpinan Ahok merupakan cara yang benar untuk mengubah diri menjadi pribadi yang lebih baik karena tidak ada yang tidak mungkin selama semua orang berusaha dan mau berubah kearah yang lebih baik.

Salam Pencerahan!

About the Author Tom MC Ifle

Dia pernah terpilih menjadi TOP 100 COACH in the World yang terbaik dan tercepat di Platinum Mentor Coach. Pada saat yang bersamaan, penyuka hobi travelling ini mendapat penghargaan Action Man Award Asia Pacific 2007 dan menjabat sebagai Head of Coach Indonesia. Menyandang berbagai sertifikasi dan award, yaitu Exclusive Master License Money Coaching Institute, USA, Master Coach Money Coaching pertama di Indonesia, dan Man of The Year Six of The Best versi Majalah ME Asia, dll.

>