cara mengembangkan potensi diri

7 Cara Mengembangkan Potensi Diri

Cara mengembangkan potensi diri sebenarnya sangat mudah. Hanya saja, Anda harus mengetahui lebih dahulu tentang diri Anda sendiri.

Kenali lebih dalam apa yang Anda sukai, inginkan, dan wujudkan. Sayangnya, tidak semua orang mampu untuk menyatukan ketiga hal tersebut agar menjadi satu tujuan besar, yaitu menjadi diri sendiri yang berkualitas. Alhasil, ada beberapa orang yang bisa langsung mengetahui potensi dirinya.
Namun, banyak pula yang perlu pancingan terlebih dahulu agar potensi dirinya menjadi terlihat. Tidak hanya sampai di situ, pada saat potensi diri sudah terlihat, apa yang harus dilakukan? Bagaimana cara mengembangkannya?
Nah, bagi Anda yang sampai saat ini masih bingung cara mengembangkan potensi diri, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan:

Mengenali Diri Lebih Dalam

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah mengenal lebih dalam tentang diri sendiri. Selidikilah hal apa saja yang membuat Anda merasa nyaman untuk melakukannya, bahkan tidak pernah merasa bosan.
Tidak hanya itu, Anda juga perlu melihat apakah Anda termasuk orang yang mampu memecahkan suatu persoalan dengan mudah. Kenali apakah diri Anda mampu menjadi seorang leadership saat berada di sekitar teman-teman.
Dengan mengetahui diri lebih dalam, Anda akan lebih bisa mengasah kemampuan Anda tersebut agar lebih menonjol dan mumpuni. Anda tidak perlu tergoda untuk meniru kemampuan orang lain. Sebab, setiap orang mempunyai kemampuan berbeda.

Merumuskan Tujuan Hidup

Cara kedua adalah dengan merumuskan tujuan hidup Anda. Ingat, hidup Anda tidak akan berarti tanpa adanya suatu tujuan. Tujuan hidup juga akan lebih memudahkan Anda dalam mengatur strategi-strategi jitu agar tujuan tersebut dapat terwujud dengan sempurna, bahkan dalam waktu yang tidak lama.
Ibarat sebuah bus, dengan mengetahui tujuan akhir pemberhentian bus, maka Anda akan lebih mudah mencari jalan menuju tempat tersebut. Saat tujuan pertama sudah tercapai, tetapkan tujuan selanjutnya dengan target lebih tinggi.
Begitu seterusnya, hingga hidup Anda setiap saat akan terasa bermakna dan berwarna. Nikmati segala liku-liku perjuangan Anda saat mencapai tujuan tersebut.

Menguatkan Niat

Niat merupakan pondasi untuk terwujudnya tujuan hidup. Semakin kuat niat yang ada dalam dada Anda, semakin kuat juga Anda berjuang untuk mendapatkan cita-cita Anda.
Niat yang kuat juga akan mampu mengatasi berbagai rintangan yang pasti akan menghadang saat Anda ingin mewujudkan tujuan hidup. Potensi yang ada dalam diri Anda pun akan cepat terdeteksi saat Anda mempunyai niat yang kuat.
Oleh karena itu, jangan pernah kendor dalam memantapkan niat. Jangan menetapkan niat setengah-setengah, karena perjuangan yang pernah Anda lakukan akan sia-sia belaka tanpa hasil.

Bersikap Terbuka terhadap Kritikan

Orang yang ingin maju harus mempunyai sikap terbuka dalam menerima kritikan. Ingat, manusia tidak ada yang sempurna. Kekhilafan sudah menjadi kodratnya manusia.
Oleh karena itu, jangan pernah merasa benar sendiri. Benar bagi diri Anda, bisa jadi salah bagi orang lain. Terimalah semua kritikan yang masuk dalam diri Anda.
Jadikan kritikan tersebut sebagai pelecut bagi Anda untuk instropeksi diri agar menjadi manusia lebih baik lagi. Jangan pula karena kritikan yang masuk, Anda menjadi down dan enggan untuk bangkit. Namun begitu, Anda juga perlu menyeleksi kritikan yang masuk.
Jika memang sangat membangun, jadikan sebagai bahan untuk berbenah diri. Namun, jika kritikan tersebut hanya membuat potensi diri Anda menjadi tertahan, sisihkanlah.

Membuang Pikiran Negatif

Ibarat kendaraan, pikiran merupakan setirnya. Jika Anda selalu berpikiran negatif terhadap diri Anda, nilai itulah yang nantinya benar-benar akan muncul dalam diri Anda. Sebaliknya, jika Anda selalu berpikiran positif terhadap diri Anda, maka aura positif juga akan muncul dari dalam diri Anda.
Oleh karena itu, jangan biarkan pikiran negatif hinggap di benak Anda. Buang jauh-jauh semua pikiran yang hanya akan mengganggu tujuan Anda dalam menggali potensi diri. Jangan percaya jika ada yang mengatakan bahwa Anda tidak mempunyai kelebihan. Setiap manusia pasti mempunyai kelebihan.
Tinggal Anda mampu menemukannya tidak. Dan, yang terpenting, bagaimana pikiran akan mengarahkan Anda dalam menemukan potensi Anda tersebut.

Berada di Lingkungan Positif

Menetapkan pikiran positif tidak akan maksimal jika Anda masih berkumpul dengan lingkungan yang justru akan menjatuhkan pikiran Anda. Begitu juga dalam hal penggalian potensi diri.
Salah dalam memilih lingkungan, maka akan berpengaruh terhadap hasil penggalian potensi diri. Oleh karena itu, cobalah untuk mencari lingkungan yang positif. Pilihlah teman-teman yang dapat mendukung Anda dalam menggali potensi diri, bukan menjatuhkan.
Bahkan, biasanya keberadaan teman-teman yang positif secara tidak langsung juga akan membuat Anda selalu bersemangat dalam mencapai tujuan hidup.

Mencoba Hal Baru dan Selalu Optimis

Untuk mengembangkan potensi diri, jangan ragu untuk mencoba hal baru. Sebab, bisa jadi hal baru tersebut justru menjadi potensi Anda yang paling besar. Meskipun risiko yang akan Anda alami juga tidak kecil, namun jangan takut mencoba hal baru.
Selalu optimis bahwa setiap hal yang Anda lakukan selalu berhasil perlu selalu ditanamkan dalam hati. Sebab, sikap optimis ini akan menjadi pendorong Anda untuk semangat mewujudkan tujuan hidup apa pun yang terjadi.
Itulah beberapa cara mengembangkan potensi diri. Jangan sekali-kali Anda berpikiran tidak mempunyai potensi. Setiap manusia diciptakan dengan segala kelebihannya. Ini artinya, Anda pasti mempunyai potensi diri, yang bisa jadi lebih baik dari yang lain.
Sumber:

About the Author Tom MC Ifle

Dia pernah terpilih menjadi TOP 100 COACH in the World yang terbaik dan tercepat di Platinum Mentor Coach. Pada saat yang bersamaan, penyuka hobi travelling ini mendapat penghargaan Action Man Award Asia Pacific 2007 dan menjabat sebagai Head of Coach Indonesia. Menyandang berbagai sertifikasi dan award, yaitu Exclusive Master License Money Coaching Institute, USA, Master Coach Money Coaching pertama di Indonesia, dan Man of The Year Six of The Best versi Majalah ME Asia, dll.

>