5 Hal Untuk Manajemen Sumber Daya Manusia Yang Lebih Baik

Artikel manajemen sumber daya manusia kali ini akan membahas mengenai implementasi dari konsep manajemen SDM yang bisa dilakukan oleh perusahaan.

Sumber daya manusia dengan kompetensi dan kualifikasi yang tinggi, berdedikasi, dan loyal dengan perusahaan adalah aset yang sangat penting dalam usaha bisnis Anda.

Untuk menjaga kualitas sumber daya manusia yang Anda miliki di dalam perusahaan, bagian atau divisi SDM (HRD)  Anda tentunya harus memiliki program yang solid untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh SDM agar setiap personel bisa menjadi motor bagi perusahaan untuk mencapai target yang diinginkan.

Oleh karena itu setiap perusahaan seharusnya memiliki manajemen sumber daya manusia yang  baik karena tugas HRD tidak hanya merekrut dan memutus hubungan kerja dari personel, namun juga bertanggung jawab untuk menyediakan arahan dan juga prasarana yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas SDM yang dimiliki perusahaan.

Banyak ahli yang berpendapat bahwa kualitas sumber daya manusia adalah hal yang paling penting dalam sebuah bisnis. Seperti menurut Dave Bookbinder misalnya, yang merupakan seorang konsultan dan penulis buku di dunia bisnis mengatakan, “Nilai sebuah bisnis dinilai dari keuangan dan kecerdasan yang dikelola oleh sumber daya manusianya”.

Sedangkan Steve Wynn mengatakan bahwa sumber daya manusia bukanlah sekedar bidang pekerjaan melainkan adalah hal yang menjalankan bisnis Anda.

Karena pentingnya manajemen sumber daya manusia untuk mencapai target perusahaan, berikut adalah poin-poin untuk artikel manajemen sumber daya manusia untuk meningkatkan kualitas SDM yang dimiliki perusahaan.

Memberikan keamanan pekerjaan

Perusahaan meminta sumber daya manusianya untuk bekerja, berkomitmen terhadap perusahaan, dan mempresentasikan ide-ide yang dimilikinya.

Sedangkan sumber daya manusia atau karyawan Anda di sisi lain akan memberikannya untuk perusahaan Anda tentu dengan mengharapkan imbalan yang sesuai. Imbalan tersebut adalah keamanan terhadap posisi pekerjaannya sehingga karyawan Anda memiliki penghasilan untuk penghidupan pribadi dan juga keluarganya.

Selain itu memberikan keamanan pekerjaan sebenarnya juga memberikan keuntungan bagi perusahaan. Karena jika perusahaan memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak karyawan misalnya, maka investasi yang perusahaan keluarkan untuk proses rekrutmen, pelatihan,  memberikan fasilitas kepada karyawan, dan sebagainya akan terbuang sia-sia.

Tidak adanya keamanan pekerjaan juga membuat SDM Anda mudah untuk beralih pekerjaan ke pesaing bisnis Anda.

Perekrutan yang selektif

Merekrut karyawan adalah bagian yang juga penting dalam hal manajemen sumber daya manusia. Merekrut karyawan dengan kualifikasi dan keahlian yang baik sesuai dengan posisi yang tersedia  bisa memberikan kontribusi yang signifikan untuk perusahaan.

Ada banyak hal yang digunakan oleh perusahaan sebagai bagian dari proses rekrutmen mulai dari wawancara yang terstruktur maupun tidak terstruktur, tes kecerdasan, tes psikologi, bahkan banyak juga yang menempatkan calon karyawan untuk melakukan FDG yaitu proses yang mengharuskan calon karyawan untuk terlibat dalam diskusi grup sehingga perusahaan bisa melihat bagaimana orang tersebut bersikap dalam sebuah diskusi.

Tetapi bukan berarti Anda harus memasang standar tinggi-tinggi untuk merekrut karyawan. Seperti yang dikatakan oleh Peter Schutz, “Pekerjakan karakter, latih keahlian”.

Artinya, aspek karakter pun harus menjadi pertimbangan dalam merekrut karyawan, sedangkan berbagai macam keahlian dan keterampilan teknis bisa didapatkan dengan pelatihan-pelatihan yang juga menjadi bagian dari manajemen sumber daya manusia.

Berbagai macam artikel manajemen sumber daya manusia membahas tentang cara merekrut karyawan yang efisien dan efektif bisa jadi referensi Anda.

Baca Juga: 5 Karakter Karyawan Yang Wajib Anda Rekrut

Membangun kerjasama tim yang efektif dan efisien

Tim dengan performa yang tinggi merupakan  aset perusahaan yang sangat penting. Manajemen sumber daya manusia harus bisa menyediakan sarana agar tim-tim yang ada di perusahaan Anda bisa bekerja dengan lebih maksimal dan saling terintegrasi.

Sebuah tim terdiri dari personel dengan karakter yang berbeda, ide yang berbeda, namun dengan tujuan yang sama. Begitu juga antara tim satu dengan tim yang lainnya dalam sebuah perusahaan baik yang berada di departemen yang sama maupun departemen yang berbeda.

Tugas dari divisi sumber daya manusia atau HRD perusahaan Anda adalah menciptakan tim dengan performa yang tinggi, dan juga menjaga kualitas dari tim tersebut dengan agar bisa menghasilkan ide-ide cemerlang dalam suasana lingkungan kerja yang nyaman secara psikologis.

Untuk mencapai hal ini ada berbagai macam tools yang bisa digunakan oleh HRD misalnya tools untuk membuat komunikasi antar tim menjadi lebih efisien.

Baca Juga : Cara Memotivasi Karyawan Untuk Meningkatkan Kinerja

Kompensasi di atas rata-rata

Artikel manajemen sumber daya manusia ini merekomendasikan memberikan kompensasi yang berada di atas rata-rata atau di atas standar baik dari segi gaji tetap maupun berbagai macam bentuk penghargaan lainnya.

Tujuannya adalah untuk memberikan karyawan dengan performa yang tinggi lebih betah dan terus berkomitmen di perusahaan Anda. Tidak pelit terhadap kompensasi akan membuat karyawan tidak malas untuk produktif karena mereka tahu imbalan yang mereka dapatkan setara dengan kerja keras yang dilakukan.

Meski begitu, memberikan kompensasi yang lebih tinggi dari standarnya bisa merugikan jika diberikan pada karyawan dengan performa yang rendah.

Untuk menghindarinya, perketat proses rekrutmen karyawan dan pastikan SDM yang bergabung dengan perusahaan Anda memiliki keahlian serta karakter yang tinggi.

Pelatihan yang berkelanjutan

Hal yang mesti dilakukan oleh perusahaan Anda dalam manajemen sumber daya manusia yang efektif adalah melakukan banyak investasi untuk memberikan pelatihan bisnis kepada personel yang dimiliki.

Tidak hanya satu atau dua kali pelatihan diberikan sepanjang karir di perusahaan Anda, namun pelatihan yang berkelanjutan bisa memberikan dampak produktivitas yang signifikan pada kinerja masing-masing personal.

Bibit-bibit unggul SDM yang Anda saring dari proses rekrutmen harus dipastikan memiliki performa yang tetap tinggi selama berkontribusi untuk perusahaan Anda.

Dalam dunia manajemen sumber daya manusia dikenal dengan aturan 70-20-10. Artinya adalah 70% dari proses belajar didapatkan dari tugas yang menantang, 20% didapatkan dari hubungan yang berkembang antar personal, dan 10% didapatkan dari pelatihan serta kursus.

Demikian pembahasan mengenai artikel manajemen sumber daya manusia untuk implementasinya di perusahaan.

referensi:https://www.digitalhrtech.com/human-resource-best-practices/https://www.thebalancecareers.com/what-is-human-resource-management-1918143

About the Author Tom MC Ifle

Dia pernah terpilih menjadi TOP 100 COACH in the World yang terbaik dan tercepat di Platinum Mentor Coach. Pada saat yang bersamaan, penyuka hobi travelling ini mendapat penghargaan Action Man Award Asia Pacific 2007 dan menjabat sebagai Head of Coach Indonesia. Menyandang berbagai sertifikasi dan award, yaitu Exclusive Master License Money Coaching Institute, USA, Master Coach Money Coaching pertama di Indonesia, dan Man of The Year Six of The Best versi Majalah ME Asia, dll.

>